Jumat, 08 Oktober 2010

kiat-kiat mempersiapkan PI

TIPS PENULISAN ILMIAH ( PI ) UNIVERSITAS GUNADARMA

Setiap mahasiswa baik yang mengambil D3 maupun S1 di Universitas Gunadarma (gundar), pasti akan mendapatkan tugas untuk membuat PI / Karangan Ilmiah / dikampus lain biasa disebut Tugas Akhir (TA). Isinya tentang laporan dan steb-by-step penelitian kita terhadap suatu pembuatan / inovasi dibidang / jurusan yg kita ambil. Kalian bisa saja membuat PI tentang pembuatan website, pembuatan software, atau sistem. Yang menurut kalian belum ada dipasaran / dunia luar, atau yang sudah ada di luar kalian anggap belum sempurna dan kalian punya solusi terbaiknya. Sebenarnya untuk membuat PI tidaklah terlalu sulit, tetapi hanya butuh pencurahan waktu dan kosentrasi saja dalam menyelesaikannya tepat waktu, dan biasanya yang agak berat dan melelahkan justru di awal bab, dimana kita harus berurusan dengan Dosen Pembimbing dalam mengajukan judul dan beradu argumentasi tentang Bab Pendahuluan dan Batasan Masalah, jangan kalah ngotot jika kalian merasa benar, dan kalian baiknya memegang data-data yang akurat dan dapat diandalkan dalam meng-counter balik penolakan Judul kalian. Karena tak jarang ada dosen yang tak jelas keinginannya kta ini harus mengajukan judul seperti apa?


Jika kalian membuat PI dari nol, coba kalian pikirkan dahulu, minat kalian dan skill (kemampuan) kalian dalam bidang apa? Percuma kalau kalian punya skill di pemrograman C++ / PHP, tetapi kalian tidak punya minat untuk membuat sesuatu dengan pemrograman tersebut, karena yang sering terjadi adalah ketika kita menghadapi titik jenuh alias BT dalam mengerjakan PI, maka penulisan kalian akan terhambat dan tidak akan selesai-selesai. Lain halnya jika kalian memang punya minat dalam pembuatan website e-commerce tetapi kalian tidak punya skill untuk melakukannya, kalian akan dengan semangat mempelajarinya dan ketika menghadapi masalah dan kalian berhasil menemukan solusinya, maka akan ada kepuasan tersendiri yang secara otomatis bisa membuat semangat kalian bangkit lagi dalam menyelesaikan PI. Ingat, ilmu dapat dipelajari asal kita punya kemauan. Tapi yang lebih sempurna adalah jika kalian punya skill dan minat dalam bidang tersebut, maka segalanya akan lebih mudah.


Jika kalian membuat PI “setengah-setengah”, maskudnya adalah kalian membuat PI berdasarkan PI orang lain dengan menyempurnakannya atau menambahkan point baru yang belum ada sebelumnya, misalnya kalian mempelajari PI orang lain tentang pembuatan “Sistem Penjualan Supermarket mini”, tetapi pada sistem tersebut, database hanya terbatas pada 100 jenis barang dan tidak ada pengkategorian produk-produk. Dengan kalian meng-upgrade database menjadi 500 jenis barang dan membuat pengkategorian produk, sebenarnya kalian sudah memiliki modal untuk mengajukan PI tersebut ke dosen pembimbing, tinggal jelaskan saja situasi yang ada di pasaran belum ada yang memiliki “kesempurnaan” seperti sistem buatan anda. Gampang kan?


Jika kalian minta dibuatkan PI, dengan meminta tolong pacar atau membayar orang untuk membuatkan PI untuk kalian, sebenarnya hal ini juga sering terjadi dan banyak yang tetap berhasil lolos dari gunadarma, banyak yang menggunakan cara ini karena masalah kesibukan, biasanya mahasiswa yang sudah bekerja atau yang males, tinggal yang menjadi titik balik adalah ketika kalian menghadapi sidang PI, jalan keluarnya sebenarnya sederhana, kalian tinggal menguasai betul-betul dan mempelajarinya dengan seksama PI “buatan” kalian, jangan sampai kalian tidak mengerti samasekali tentang apa yang kalian buat, bisa-bisa PI kalian dilempar ke muka kalian oleh dosen penguji, hehehe. Dengan cara ini kalian sebaiknya tetap minta bimbingan dengan si pembuat PI untuk menjelaskan apa yang dia buat untuk anda, Tanya kelebihan dan kekurangan dari produk yang kalian buat, dan apa alasan dasar pembuatan dan pemilihan judul tersebut dan ingatlah baik-baik.


Fondasi dasar dalam meloloskan PI dari sidang adalah Penguasaan Materi, dan Kemampuan Berkomunikasi. Banyak yang PI-nya canggih, tetapi menjadi gagal sidang gara-gara tidak bisa menjelaskan dengan baik ketika ditanya oleh dosen penguji. Kadang ketika kita grogi kita menjadi lupa dengan semua materi kita, solusinya, banyak berlatih didepan cermin seolah-olah kita sedang presentasi di depan dosen, perhatikan sikap tubuh kalian dan pengunaan tata bahasa kalian, sudah baik atau belum, cara ini dapat membangun rasa percaya diri kalian, banyak berlatih dan sempurnakanlah.

Pada akhirnya kita akan dihadapkan pada pertanyaan, sebenarnya buat apa sih kita membuat PI??? Tapi yakinlah, pembuatan PI dengan segala proses yang harus dilalui didalamnya tidaklah akan sia-sia, karma akan sangat berguna di dunia nyata nanti, terutama di dunia kerja.


sumber : http://serbagundar.blogspot.com/2009/12/tips-penulisan-ilmiah-pi-universitas.html

Kamis, 07 Oktober 2010

etika propesi

ETIKA PROPESI


Etika profesi adalah cabang filsafat yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip moral dasar atau norma-norma etis umum pada bidang-bidang khusus (profesi) kehidupan manusia.

Istilah profesi adalah suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai. Dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksaan, & penguasaan teknik intelektual yang merupakan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Maka orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.

Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

sumber : http://choeycahpemalang.blogspot.com/2008/04/etika-profesi.html


Tujuan Mempelajari Etika


Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu. Sifat dasar etika adalah sifat kritis, etika bertugas :

  • Untuk mempersoalkan norma yang dianggap berlaku. Diselidikinya apakah dasar suatu norma itu dan apakah dasar itu membenarkan ketaatan yang dituntut oleh norma itu terhadap norma yang dapat berlaku
  • Etika mengajukan pertanyaan tentang legitimasinya, artinya norma yang tidak dapat mempertahankan diri dari pertanyaan kritis dengan sendirinya akan kehilangan haknya
  • Etika mempersolakan pula hak setiap lembaga seperti orangtua, sekolah, negara dan agama untuk memberikan perintah atau larangan yang harus ditaati
  • Etika dapat mengantarkan manusia, pada sifat kritis dan rasional
  • Etika memberikan bekal kepada manusia untuk mengambil sikap yang rasional terhadap semua norma
  • Etika menjadi alat pemikiran yang rasional dan bertanggung jawab bagi seorang ahli dan bagi siapa saja yang tidak mau diombang ambingkan oleh norma-norma yang ada.
sumber : http://doguroto.blogspot.com/2010/04/tujuan-mempelajari-etika.html

Etika dan Tujuan etika Propesi

Etika dalah Prinsip-prinsip prilaku yang dibuat oleh badan-badan/organisasi propesi untuk mengawasi sikap dan perangai para anggotanya terutama berkenaan dengan moralitas.
Tujuan etika propesi adalah untuk memelihari keluhuran profesi dan melindungi masyarakat engguna. Biasanya etika profesi ditulis dalam bentuk kode etik dan pelaksanaannya dibawah pengawasan sebuah majelis atau dewan kehormatan etik.

sumber : http://choeycahpemalang.blogspot.com/2008/04/etika-profesi.html


Rabu, 26 Mei 2010

KOLAM PEMANCINGAN

KOLAM PEMANCINGAN

Berawal dari hoby memancing, timbul suatu inisiatif untuk menyalurkan hoby tersebut untuk membuat suatu kolam pemancingan. Tidak mudah untuk menjalankan usaha ini, selain keterbatasan biaya, lokasi tempat nya juga harus strategis dan mudah di jangkau semua orang.

Usaha ini di mulai sejak tahun 2001 lalu, dan awalnya hanya terdapat dua petak kolam saja. ikan yang di pelihara juga hanya dua jenis, yaitu ikan Mas, dan ikan Mujair. Ikan pun di peliahara, hingga cukup umur untuk di pancing. Tidak gampang untuk merawat benih ikan tersebut, sangat di butuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam merawat nya. Setalah ikan-ikan tersebut berumur 4-6 bulan, barulah ikan-ikan tersebut siap untuk di pancing.

Tidak sedikit pengunjung yang datang ke kolam ini, di mulai dari yang muda sampai yang tua berdatangan untuk memancing ikan. Tapi ada juga yang datang hanya sekedar untuk melihat-lihat saja. selain kolam pemancingan, di sini juga menyediakan tempat peristirahatan dan tempat pemanggangan ikan. Jadi, pengunjung bisa memilih ikan yang di pancingnya mau di panggang langsung atau mau di bawa pulang. Dan kebanyakan mereka lebih memilih ikan yang di pancing langsung di panggang dan di santap di tempat peristirahatan yang telah di sediakan.

Karena kolam pemancingan tersebut sangat rame di kunjungi, timbul keinginan untuk memperluas lagi kolam pemancingan nya. hingga sekarang kolam pemancingan ini masih berjalan sebagai usaha keluarga.

sumber : usaha keluarga.

Juragan Bra yang Terobsesi Bonita

juragan bra yang terobsesi bonita

Bonita dalam bahasa spanyol berarti wanita jelita. Nama inilah yang melekat dalam diri Jefri Van Novis, pria kelahiran Bukittinggi 27 tahun yang lalu. Ia selalu membawa pakaian dalam wanita ke pasar-pasar grosir di Sumatra Barat, karena itulah Jefri identik dengan bonita. Meski begitu jangan salah sangka dan menudingnya sebagai banci, hanya karena ia selalu membawa pakaian dalam wanita. Karena bisnisnya adalah jual beli produk pakaian dalam wanita bermerek bonita, bisnis yang sudah ia tekuni sejak masuk perguruan tinggi.
Setelah lulus dari SMU Negeri 3 Bukitinggi, ia yakin bisa melanjutkannya ke perguruan tinggi namun kedua orang tuanya bukanlah dari kalangan berada. Meski begitu, ia tetap mengikuti SPMB dan mengicar salah satu fakultas terfavorit di perguruan tinggi terfavorit Sumatra Barat. Syukur kepada allah swt, ketika hasil diumumkan namanya tercantum dalam daftar di Fakultas Ekonami Universitas Andalas, Padang. Biarpun senang namun terbesit juga rasa khawatir, bagaimana membayar biaya kuliah dan biaya hidup selama berkuliah di padang. Maka muncullah niatnya untuk berdagang sambil menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa.
Maka jadilah Jefri pedagang produk pakaian dalam dan sejenisnya yang bermerek Bonita. Bermodalkan tekad dan kepercayaan dirinya, Jefri mengambil kredit selama satu minggu untuk membayar uang masuk kuliahnya. Maka demi keinginannya Jefri langsung bergerak memasarkan produknya di kalangan menengah kebawah dan berjualan di pasar, terminal, dan di tempat yang ramai dikunjungi banyak orang. Orang yang ulet dan pantang menyerah itulah tipikal Jefri sebagai orang minang asli. Dengan mengambil peluang ia memasarkan produknya ke semua toko-toko grosir dan pedagang eceran dengan harga yang berbeda sehingga ia dapat margin lebih besar.
Bahkan saat kekampus Jefri tidak ragu untuk membawa barang dagangnnya dan menawarkan kepada rekan kuliahnya. Biarpun ada yang suka dan bahkan tak sedikit juga yang meremehkannya dan ia juga sempat dijuliki tauke bra, hal tersebut tak membuatnya patah semangat. Bahkan hal tersebut malah membuat Jefri dan barang dagangannya makin di kenal dan banyak juga rekan wanita yang memesan kepadanya. Belakangan usahanya makin berkembang dan kolega yang dulu melecehkannya itu malah berbalik salut kepadanya. Meski sangat sibuk berbisnis ia tidak sedikitpun meninggalkan kuliahnya. Bahkan ia sanggup menyelesaikan studinya di Jurusan Menajemen Pemasaran dalam tempo 3,5 tahun dan IPK-nya pun terbilang tinggi yaitu 3,3 dari skala 4.
Tak ada kata santai dan bermalas-malasan dalam kamus Jefri karena ia ingin menyelesaikan kedua kegiatannya dengan baik yaitu berbisnis dan kuliah. Dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin setiap senin sampai jumat pagi ia kuliah dan sore harinya mulai berkeliling Pasaraya Padang untuk manggih pembayaran ke toko yang mengambil produknya. Di sela-sela kepadatan jadwalnya ia masih menyempatkan kursus bahasa Inggris, karena ia merasa ini adalah modal penting dalam menghadapi persaingan Global. Usai berkuliah pada tahun 2004, Jefri masih memasok barang dagangannya dan membantu kakaknya berdagang pakaian dalam di pasar. Dengan berdagang ia belajar seluk-seluk pasar grosir terbesar di Sumatra Barat, akhirnya pada tahun 2006 ia merasa mantap untuk membangun bisnisnya sendiri.
Dengan menyerahkan semua bisnisnya pakaian dalam kepada kakaknya namun ia tidak bisa lepas dari nama Bonita. Perusahaannya yang bergerak di industri perjalanan dan wisata diberinya nama Bonita Tour and Travel, yang terutama untuk melayani pemesanan tiket pesawat udara ke dalam maupun ke luar negri. Setelah setahun menjadi subagen penjualan tiket pesawat, Jefri bisa mewujudkan keinginannya menjadi agen resmi. Karena keterbatasan modal ia hanya bisa mengajukan agen satu demi satu maskapai. Dengan jejaringan luas di kalangan para pedagang besar Jefri bisa meraup peluang itu. Hubungan baiknya juga membuat banyak di antara organisasi tersebut yang memesan tiket kepadanya.

Dengan kerja kerasnya makin hari pelanggannya makin banyak, itu karen ia memberika pelayanan yang terbaik bagi semua pelanggannya. Kini selain menjual tiket penerbangan seluruh maskapai, Bonita juga menjual paket perjalanan wisata, perjalanan ibadah umrah, haji ONH plus, serta rental mobil dan voucer hotel. Dengan kesungguhannya membesarkan Bonita, Jefri tak ragu menyebarkan 2 ribu brosur ke berbagai toko, menempel stiker di angkot-angkot, media cetek, radio lokal, dan membuka stand pada berbagai pameran. Setelah sukses membearkan Bonita di kota asalnya, Jefri mulai merentangkan sayapnya ke Jakarta dengan membuka cabang di Pasar Block A, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dari sekedar berjualan tiket, Jefri juga ingin membesarkan bisnisnya ke bidang terkait. Jefri berani mengembangkan layanan jasa pengiriman, seperti kargo dan titipan kilat. Layanan yang dirintisnya di kantor barunya di Pasar Tanah Abang Block A, responnya juga sangan bagus. Ia juga berniat membuka money charger. Seiringan dengan itu angannya pun melambung dan impian terbesarnya adalah membangun perusahaan penerbangan Bonita Air.

sumber : Rhenald Kasali, 2010, 'Wirausaha Muda Mandiri, ketika Anak Sekolahan Berbisnis', PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

MERAUP DOLAR DARI HOBI GAMBAR

MERAUP DOLAR DARI HOBI GAMBAR

Wahyu Aditnya adalah seorang pemuda yang pintar dan kreatif. Ia mempunyai kemampuan dibidang desain grafis dan animasi. Kemampuan menggambar Adit sudah terlihat sejak ia sekolah dasar. Ketika kelas 1 SD Cor Jesu 1 Malang. Ia pernah menjadi seorang juara lomba menggambar disaat ia duduk dikelas VI SD, ia rajin mengisi buku tulisannya dengan macam-macam gambar dan cerita. Adit lebih suka dibelikan kertas HVS dibandingkan membeli mainan, kertas HVS tersebut digunakan untuk menggambar. Adit juga membuat sebuah majalah dengan ilustrasi sederhana dari berbagai tokoh rekannya, ia membuat cerita berjudul 5 sekawan, namun cerita tersebut ia plesetkan menjadi 6 sekawan dan cerita ia buat disebarkan kekawan sekelasnya.
Ketika SMP Adit dipercaya mengelola satu rubric khusus untuk sebuah majalah sekolah, hobby menggambar hingga sekolah SMA. Karier pertamanya sebagai animator diawali dengan menjadi seorang komikus amatir. Bahkan buku-buku SMA-nya menjadi korban, dibukunya malah ia membuat sebuah animasi strip komik. Ketika masuk kuliah, ia tidak ingin sekolah tersebut ada pelajaran matematika. Ia masuk di Advanced Diploma Of Interactive Multimedia-Kvb Institute Of Tech untuk mempelajari multimedia. Disaat kuliah ia mendapatkan kejuaraan lomba hanya sekali.
Setelah kuliah karier Adit dimulai sebagai creative designer dan animator diTrans TV pada 200-2002, bekerja sebagai best student di Kvb Institute Of Tech. Bekerja diTrans TV tidak lama kemudian dilanjutkan bekerja freelance selama 1 tahun, karena keterampilan dan pengetahuannya, ia bias melakukan pekerjaan apapun. Dari awal animator, sutradara, 1 produser. Proyek pertama yang ia membuat video klip padi yang berjudul Bayangkanlah. Dan hasil pembuatan video ini dimenangkan diacara “Best Video Clip The Month” video music Indonesia (2002) dan “People Choise A Word” video music Indonesia. Semenjak itu banyak tawaran – tawaran mengalir padanya.
sumber : Rhenald Kasali, 2010, 'Wirausaha Muda Mandiri, ketika Anak Sekolahan Berbisnis', PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Selasa, 25 Mei 2010

sinta, pemilik keripik pisang ibu mery

sinta, pemilik keripik pisang ibu mery

Sinta, yang masih berstatus mahasiswa ini tidak punya modal besar untuk menjadi pengusaha. jangankan bermobil, sejak kecil ia biasa berpindah rumah kontrakan karena orangtuanya tak mampu membeli rumah. segudang mimpi berputardibenaknya siang dan malam dalam rangka memperoleh kestabilan dam keamanan finansial. dengan memanfaatkan ilmu yang diperolehnya saat bekerja dipabrik kripik pisang, si pemimpi serius ini berhasil membuat keinginannya menjadi kenyataan melalui Istana Keripik Ibu Mery.

Memahami bahwa ia tidak dilahirkan di keluarga yang berkecukupan secara materi, sinta merasa harus membantu keluarganya dengan bekerja di pabrik keripik pisang. Hal seperti itu ia jalani selama enam bulan dan ia mendapatkan upah yang cukup lumayan untuk membantu keluarganya.

Selama bekerja di pabrik itu, ia banyak mendapatkan ilmu. Mulai dari memilih pisang berkualitas baik sampai memberikan variasi rasa dan juga menghitung omzetnya secara sederhana. Lampung memang terkenal dengan berbagai makanan olahan dari pisang seperti kripik pisang. Rasanya yang dulu hanya gurih asin sekarang dikembangkan menjadi lebih bervariasi. Tekadnya yang kuat membuat Sinta mengambil keputusan untuk mencoba berbisnis dibidang ini. Bermodalkan uang sebanyak 3 juta ia memulai usahanya. Tak hanya bahan baku pisang saja yang ia coba olah tapi juga hasil bumi lain seperti singkong, ubi jalar, talas dan sukun.

Ada suatu standar kualitas bagi para pengusaha kripik pisang dan Sinta pun harus memenuhi standar kualitas tersebut, selain itu masalah pemasaran juga menjadi kendala perjalanan Sinta karena dimana-mana sudah banyak yang menjual kripik pisang. Untunglah Sinta mempunyai dua teman yang baik dan benar-benar mengerti apa yang harus dikerjakan. Mereka mulai memasarkan produk ke sekolah-sekolah, toko camilan, dan toko sendera matayang biasanya dikunjungi oleh wisatawan.

Rupanya, jiwa bisnis sudah terbentuk dalam diri Sinta sejak kecil. Sama seperti yang menjadi bisnis utamanya kini, yaitu kripik pisang. Keuletan dan ketangguhannya juga terlihat ketika ia berusaha mengembangkan keripik pisangnya. Ia beruntung, karena rumah orang tuanya berada ditempat yang strategis maka ia dapat mengembangkan usahanya.

Sinta sadar bahwa ia harus melakukan inovasi karena persaingan diantara pengusaha keripik pisang makin menggila. Salah satunya memberikan pelayanan terbaik adalah membiarkan calon pembeli mencicipi keripik pisang buatannya sebelum memutuskan untuk membeli dan juga berkreasi dengan menghasilkan 9 rasa keripik di luar rasa yang standar.

Sekalipun sudah sukses ia tetap tidak sombong. Ia merasa harus berbagi kepada sesama. Karena itu , ia juga rajin memberikan zakat kepada orang yang membutuhkan. Baru tiga tahun usahanya berjalan, ia sudah bisa membuka lapangan pekerjaan bagi 13 karyawan. sinta ingin mengembangkan kesejahteraan orang-orang di sekitarnya dan membantu mereka semampunya. meskipun telah tumbuh menjadi seorang jutawan muda, sinta tidak berubah menjadi manusia yang sombong. ia tetap tampil sebagai wanita rendah hati yang punya segudang mimpi untuk keluarganya tercinta.

sumber : Rhenald Kasali, 2010, 'Wirausaha Muda Mandiri, ketika Anak Sekolahan Berbisnis', PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Senin, 08 Maret 2010

KAMMI Kecam Dalang Kerusuhan Paripurna Angket CenturyCetakEmail
Medan, (Analisa)

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara mendesak Badan Kehormatan (BK) DPR RI mengusut tuntas dalang kerusuhan pada sidang paripurna DPR RI di Jakarta, Selasa (2/3).

"BK DPR harus mengusut dalang kerusuhan di sidang paripurna. Masalah ini tidak boleh didiamkan," ujar Ketua Komisariat KAMMI Sumut Syaiful Arifin ketika berorasi di halaman gedung DPRD Sumut, Rabu (3/1).

Dalam pernyataan sikapnya KAMMI Sumut juga menge-cam sikap sebagian anggota DPR RI yang terkesan hanya mengutamakan kepentingan partai ketimbang kepentingan rakyat.

Mahasiswa menilai para wakil rakyat di Senayan dinilai cenderung bersikap seperti anak-anak dan sama sekali tidak mampu mencerminkan perilaku para negarawan.

Sebagian anggota dewan dinilai lebih suka beradu otot ketimbang beradu otak. "Ini bukti telah matinya etika politik di lembaga legislatif di negara ini," ujarnya.

Pada kesempatan itu KAMMI Sumut juga mendesak DPR RI melaksanakan seluruh rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Kasus Bank Century.

KAMMI Sumut juga menyatakan menolak segala bentuk lobi yang bertujuan mengubah pandangan akhir fraksi-fraksi yang telah disampaikan di rapat pansus."Kami juga menolak segala bentuk rekayasa politik di dalam sidang paripurna DPR RI yang membahas kasus Bank Century," kata Syaiful Arifin.

Anggota DPRD Sumut Mulkan Ritonga dan Richard Eddy.M.Lingga yang menerima mahasiswa mengaku sependapat dengan aspirasi KAMMI Sumut.

"Kami sepakat dan akan meneruskan aspirasi ini ke pimpinan DPRD Sumut dan juga kepada pimpinan DPR RI," ujar Richard. (di)

sumber : http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=46399:kammi-kecam-dalang-kerusuhan-paripurna-angket-century&catid=31:umum&Itemid=30